GARUT - Momentum Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah menjadi pengingat bagi masyarakat Muslim untuk memperkuat nilai kepedulian, memperbanyak kebaikan, dan memulai langkah baru dengan semangat berbagi.
Dalam semangat tersebut, Baitul Maal Madani melalui PNM
Cabang Garut menyelenggarakan kegiatan santunan bagi anak yatim piatu dan
dhuafa di Garut.
Pemimpin Cabang PNM Garut, Sumawinata mengatakan bahwa kegiatan
tersebut menjadi bagian dari upaya PNM untuk menghadirkan manfaat yang lebih
luas bagi masyarakat, tidak hanya melalui pemberdayaan ekonomi, tetapi juga
melalui kepedulian sosial kepada kelompok yang membutuhkan.
Melalui kegiatan santunan ini, jelas Sumawinata, PNM Cabang
Garut berupaya menghadirkan kebahagiaan dan dukungan moral bagi anak-anak yatim
piatu dan dhuafa.
“Bantuan yang diberikan menjadi wujud kepedulian sosial
sekaligus kolaborasi berbagai pihak dalam membantu masyarakat,” jelasnya.
Bagi PNM, menurut Sumawinata, keberadaan perusahaan di
tengah masyarakat tidak hanya diukur dari layanan pembiayaan dan pendampingan
usaha, tetapi juga dari komitmennya untuk hadir dalam momen-momen kemanusiaan
yang memberikan harapan dan semangat baru.
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan
bagian dari komitmen PNM untuk terus memberikan kontribusi nyata di bidang
sosial dan kemanusiaan.
Menurutnya, momentum 1 Muharam menjadi saat yang tepat untuk
memperkuat semangat berbagi dan kepedulian kepada sesama. “Kami berharap
santunan ini dapat memberikan kebahagiaan bagi anak-anak yatim piatu dan
dhuafa, sekaligus menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus meraih masa depan
yang lebih baik,” katanya.
Apresiasi terhadap kegiatan disampaikan Iis Puspita Sari,
salah satu ustadzah yang hadir. Ia menilai perhatian kepada anak yatim dan
dhuafa merupakan bentuk kepedulian yang tidak hanya bernilai materi, tetapi
juga mampu menumbuhkan rasa percaya diri dan semangat bagi para penerima
manfaat.
“Terima kasih kepada PNM Cabang Garut dan seluruh pihak yang
telah berbagi kebahagiaan kepada anak-anak yatim piatu dan dhuafa. Santunan ini
bukan hanya bernilai materi, tapi juga menumbuhkan rasa percaya diri dan
semangat bagi mereka. Semoga Allah SWT membalas kebaikan ini dengan keberkahan
berlipat ganda,” ujar Iis. (Adam)
0 Komentar