GARUT – Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) yang jatuh pada tanggal 9 Februari, PNM Cabang Garut menyelenggarakan diskusi terkait Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) terbaru dengan media lokal Garut. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan literasi hukum bagi insan PNM, tetapi juga sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga relasi serta silaturahmi dengan media lokal Garut.
Diskusi
ini diselenggarakan dengan tujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih dalam
tentang aspek hukum yang berkembang, terutama yang berkaitan dengan dunia
jurnalistik.
Pemimpin
Cabang PNM Garut, Sumawinata mengungkapkan bahwa pers memiliki peran strategis
dalam membangun kesadaran hukum di masyarakat, serta pentingnya menjaga
hubungan baik dengan media lokal.
“Kami
memandang rekanan media sebagai mitra penting dalam menyampaikan informasi yang
akurat dan berimbang,” ungkap Sumawinata.
“Diskusi
mengenai KUHP dan KUHAP yang baru ini menjadi langkah positif agar jurnalis
semakin memahami aspek hukum yang berkaitan dengan tugasnya, serta menjadi
bagian dari PNM untuk tak hanya memberikan pemberdayaan bagi nasabah, akan
tetapi juga masyarakat lokal melalui media rekanan yang akan memberitakan PNM” sambungnya.
Hal tersebut,
menurut Sumawinata, sejalan dengan komitmen PNM untuk menerapkan prinsip Good
Corporate Governance (GCG), yang tidak hanya berfokus pada kepatuhan hukum,
tetapi juga pada peningkatan kapasitas karyawan dan relasi yang terjalin dengan
media.
“Selain
sebagai bentuk investasi dalam peningkatan literasi hukum, kegiatan ini juga
bertujuan untuk menjaga silaturahmi yang kuat antara PNM dan media lokal Garut,”
katanya.
PNM
Cabang Garut, disebut Sumawinata, berharap kegiatan diskusi ini dapat terus
memperkuat hubungan yang harmonis antara perusahaan dan media lokal, serta
mendorong rekanan media untuk terus berkembang dalam menyampaikan informasi
yang akurat dan berimbang.
“Dengan
meningkatkan literasi hukum, PNM tidak hanya berkomitmen pada pemberdayaan
nasabah, tetapi juga pada peningkatan kapasitas masyarakat melalui media, yang
merupakan mitra penting dalam menyebarkan nilai-nilai positif untuk menciptakan
ekonomi kerakyatan di Garut,” pungkasnya. (Adam)
0 Komentar